Archive for the ‘Power’ Category
Jika Engkau Melihat Seseorang Terbongkar Aibnya
Pengalaman menunjukan bahwasanya seseorang tidaklah terbongkar aibnya pada saat pertama kali melakukan dosa, karena Allah adalah As-Sittiir (yang menutupi aib-aib hambaNya).
Allah akan menundanya dan membiarkannya serta memberikan kesempatan kepadanya untuk sadar dan bertaubat.Karenanya jika engkau melihat ada seseorang telah dibongkar aibnya dan dipermalukan oleh Allah dihadapan khalayak maka ketahuilah…
ia telah berdosa…lalu berdosa lagi dengan dosa yang sama…lalu berdosa kembali…hingga suatu saat akhirnya Allah pun membongkarnya dan mempermalukannya.Karenanya wahai saudaraku…
Janganlah kau terpedaya tatkalau kau bermaksiat lantas engkau tidak ketahuan melakukannya…
Memang benar saat ini engkau tidak ketahuan…
Allah masih memberi kesempatan kepadamu…Akan tetapi siapakah yang menjamin bahwasanya suatu saat aib dan dosa yang kau sembunyikan ini tidak akan terbongkar…???
Maka waspadalah dan bertaubatlah kepada Allah sebelum kau dipermalukan di dunia, sebelum dipermalukan di akhirat…
Yaa Allah ampuni hamba-hambaMu ini…
tutupilah dan sembunyikanlah aib dan dosa-dosa kami…Ammien..
Great Tausiah from: Ust. Firanda Andirja, MA
Syarat Mati itu…
Sebuah oasis utk ruh diriku yg tandus kering kerontang dan berbatu:
Jangan tertipu dengan usia MUDA”
karena syarat Mati TIDAK harus TUA…Jangan terpedaya dengan tubuh yang SEHAT karena syarat Mati TIDAK mesti SAKIT…
Jangan terperdaya dengan Harta Kekayaaan Sebab Si kayapun TIDAK pernah menyiapkan Kain Kafan buat dirinya meski cuma Selembar…
Teruslah berbuat BAIK,
berniat untuk BAIK,
berkata yang BAIK-BAIK, memberi nasihat yang BAIK Meskipun TIDAK banyak orang yang mengenalimu.Cukuplah Allah yang mengenali kita lebih dari pada orang lain.
Jadilah bagai Jantung yang tidak terlihat, Tetapi terus berdenyut setiap saat hingga kita terus dapat hidup, berkarya & menebar manfaat bagi sekeliling kita sampai dberhentikan oleh-NYA.
Kudos: Thanks to sensei Jamal for sharing me this oasis…
10 Tweet Terakhir Alm. Ustadz JEFRY AL BUCHORI
Bismillahir-Rah maanir-Rahim…
# “Pada akhirnya .. Semua akan menemukan yg namanyatitik jenuh .. Dan pada saat itu .. Kembali adalah yg terbaik .. Kembali pada siapa..??? Kpd “DIA” pastinya .. Bismika Allohumma ahya wa amuut..”
#”Yang paling banyak aku sembunyikan adalah keburukanku .. Dan yang paling banyak aku tampak kan adalah kebaikanku ..”
# “Diri ini selalu ingin kelihatan baik di mata manusia yang lain .. Padahal begitu jelas keburukannya dimataMU .. Ampuni aku .. Ampuni aku ..”
# “Kenapa manusia nggak boleh berlama-lama menanam kebencian, dendam dan kemarahan, khawatir nggak ada umur, kemudian mati membawa itu semua, na’udzu billah”
# “Kemarahan bisa membuat seseorang menjadi hina ..
Hina dlm perbuatan ..
Kemarahan bisa membuat seseorang menjadi buruk ..
Buruk dlm sangkaan ..”
# “Gak ada satupun manusia yang gak pernah berbuat salah .. Lalu kenapa jadi sulit untuk memaafkan orang yangtelah berbuat salah kepada dirinya ..”
# “Pada dasarnya manusia itu makhluk yang memiliki sifat lemah lembut & cerdas, hanya saja dalam perjalanannya nafsu yang tidak baik telah mengotorinya”
# “Kebenaran itu mengajak bukan menginjak, merangkul bukan memukul, memeluk bukan menekuk, munculkan harapan bukan mupuskan harapan, tidak merasa lebih baik”
# “Berhati-hatilah kpd orang dengki, apapun akan menjadi salah di hadapannya,orang dengki tidak pernah menyadari kedengkiannya, kecuali ada hidayah”
# “Memberi maaf tidak harus menunggu yang salah meminta maaf .. itulah kemuliaannya ..”
(.. .Dalam dekapan cinta sang Pencipta kini beliau tertidur pulas selamanya .. .Dalam ingatan kita beliau akan tetaphidup .. Semoga apa yang beliau perjuangkan, cintanya pada Ad Dien,dan kasih sayangnya pada umat islam bisa menumbuhkan UJE UJE yang lain … aamiin … ) Wallahu’alam bishshawab, ..
… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci … ~ o ~
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ..amien.
Cahaya itu…menerangi kegelapan hidup..
Saudaraku!
Bila nikmat hidayah, Allah berikan kpd hambaNya krn kekayaannya, maka Qorun adalah orang yg paling berhak mendapat hidayah.
Bila hidayah menyapa seorang hamba krn jabatan & pangkatnya, maka Fir’aun adalah orang yang layak meraih hidayah.
Jika anugerah Allah terbesar tersebut diberikan kpd seseorang krn kemulian nasab, maka Abu Thalib & Abu Lahb adalah orang yang paling tepat memperoleh nikmat itu.
Jika karunia termahal tersebut diperoleh manusia krn kepintarannya, maka Albert Einstein adalah orang yg paling berhak mendapatnya.
Bila meraih hidayah hanya krn faktor ketampanan & kecantikan, maka para aktor & artis hollywood yg masih kufur kpd Allah, maka merekalah orang berhak menerima hidayah.
Saudaraku!
Bila kita bercermin kepada mereka, ternyata kita tdk lebih kaya, lebih tinggi jabatan & pangkatnya, lebih pintar, lebih mulia nasabnya, lebih tampan & cantik daripada mereka. Tetapi, Allah memilih kita sebagai hambanya yg menerima hidayah…
Memangnya siapa diri kita…
Mana rasa syukur kita kpd Allah…
Hanya orang bodoh yg tidak pandai mensyukuri nikmat Allah tersebut…
Mdh2an kita termasuk org yg pandai bersyukur (utk introspeksi diri)
Kaya & Ibu Tukang Cuci Pakaian
Seorang pemuda datang melamar wanita cantik dan kaya , akhirnya terjadilah kesepakatan.
Namun tatkala si wanita mengetahui profesi ibunda si pria, maka si wanita memberi syarat, “pada waktu resepsi pernikahan, ibumu tidak boleh datang”
Setelah berfikir, demi untuk mewujudkan pernikahannya, si pemuda dgn terpaksa menyetujuinya.
Namun sebelumnya ia menjumpai salah seorang guru spiritualnya untuk meminta pendapatnya
Sang guru bertanya, “apa pekerjaan ibumu?
“Aku ditinggal mati ayahku saat umurku 1 tahun, akhirnya untuk membesarkanku, ibuku bekerja sebagai tukang cuci pakaian dan dia berhasil mengantar saya sampai jadi sarjana “. Jawab pemuda itu.
“Begini, hari ini kau pulang, dan kau cuci kedua tangan ibumu, besok kau kembali lagi kesini, aku akan kasih pendapatku” jawab sang guru.
Pulanglah pemuda itu, dan dia mendekati ibunya dan mencuci kedua tangannya, dia melihat begitu kasarnya tangan ibunya, ada bekas2 luka dan kulit yg terkelupas, ia melihat pemandangan itu sambil mencucurkan air mata.
Dan akhirnya ia tidak tahan untuk menunggu hari esok, dia datangi lagi sang guru dan si pemuda berkata;
“AKU TIDAK AKAN MENGORBANKAN BUNDAKU UNTUK SIAPAPUN”.
Banyak di antara kita yg sering melupakan budi baik ibu kita.
Maka saatnya kita mencuci kedua tangan ibu kita yg selalu membelai kita dan membersihkan kita, Karena suatu saat belaian itu akan pergi dan kau akan kehilangan tiket masuk surgamu








Dunia Emas
