isal's Blog v2.0

Silent is GOLD, but Action is DIAMOND. Just DO IT!

Posts Tagged ‘bandung

Oleh-oleh Bandung Pesaing Kartikasari: VITASARI

leave a comment »

Altrnatif oleh-oleh Bandung selain Kartikasari adalah Vitasari. Pusatnya ada di Kompleks Kurdi Moh Toha BandungM soal rasa tidak kalah dengan kartikasari. Soal harga jauh lebih murah. Saya biasanya selepas dari Bandung suka bawa brownies dibeli dari Vitasari.

Written by isal

1 January 2013 at 08:42

Botram di Rumah Makan Cibiuk Soeta Bandung

leave a comment »

Minus: Bebek gorengnya kurang enak. Kalah ama bebek goreng H. Slamet. Gurame gorengnya jg kurang mantap

Plus: sambel ijo tomat kemangi-nya mantapppps

Mohon evaluasi pihak manajemen!

Humor Daerah Asal Berdasarkan Makanannya

leave a comment »

Sketsa I
Cowok : Kamu orang padang ya?
Cewek : Kok tau?
Cowok : Wajahmu pedes sih

Sketsa II
Cewek : Kamu orang cirebon ya?
Cowok : Kok tau?
Cewek : Di sekitarmu bau terasi

Sketsa III
Cewek : Kamu orang bandung ya?
Cowok : Kok tau?
Cewek : Wajahmu dingin kaya’ peuyeum

Sketsa IV
Cowok : kamu orang palembang ya?
Cewek : Kok tau?
Cowok : Wajahmu kecut kaya’ kuah mpek-mpek

Sketsa V
Cowok : kamu orang yogya ya?
Cewek : Kok tau?
Cowok : Wajahmu manis kaya’ gudeg

Sketsa V
Cowok : kamu campuran padang-bandung ya?
Cewek : Kok tau?
Cowok : Wajahmu pedes kaya’ combro

Written by isal

2 March 2012 at 15:09

Posted in Indonesiana

Tagged with , , , , ,

Merindukan makanan ibu… Masakan khas sunda

with one comment

Nasib memang kalau orang rumah kagak ada yang bisa bikin masakan khas sunda seperti masa-masa dulu di bandung. I miss : pais hayam, sambel dadak dari cobek, lalaban, tamusu, bayah, goreng udang, ikan asin jambal roti, tahu bandung.

Yah mumpung ada rejeki ya sesekali mampir ke warung makan “Laksana” khas sunda cabang soekarno hatta Bandung yang ada di sebelah bakmie GM melawai. Harganya lumayan lah rata2 lebih murah dibanding makan pizza hut atau bakmi GM. Sekalian dibungkus ah buat dimakan di rumah nanti malam atau besok..

Puas, nikmat and ngalimed pisan… Alhamdulillah..

Read the rest of this entry »

Written by isal

27 November 2010 at 14:31

Problema Bandungku 2009

leave a comment »

Abis mudik dari bandung kota kelahiranku dan sudah 25 tahun tinggal di Bandung. Setelah 5 tahun merantau di jakarta  ada beberapa catatan tentang bandung yang harus segera dibenahi oleh pemkot bandung maupun seluruh warga bandung

  1. Sampah. Masalah sampah ini memang masih berlalrut-larut. Di daerah saya di bilangan Inhoftank/Tegal Lega, warga tidak mempunyai alternatif lain untuk buang sampah selain ke kali Citepus (bermuara ke sungai citarum). Silahkan lihat kali citepus – sampah menumpuk dan airnya kehitaman.
    susukan Read the rest of this entry »

Written by isal

27 September 2009 at 00:13

Siapa bilang orang sunda…

with 6 comments

sunda

Written by isal

3 December 2008 at 06:25

Posted in Obrolan

Tagged with , , , ,

Memoar Mudik Lebaran 2008 ke Bandung

with one comment

Lebaran sudah berlalu, namun ada beberapa memoar singkat yang ingin saya sampaikan terkait perjalanan mudik jarak dekat dari Jakarta ke Kota kelahiran Bandung tercinta. Diantaranya:

  1. Mudik sekeluarga alhamdulilah masih menggunakan jasa travel. Travel langgganan yg murmer yakni BARAYA travel penuh & un-contactable (terakhir tarifnya Rp.45rb-an), akhirnya mudik pake jasa travel lain yang agak kosong dan jg harganya premium — yakni travel CIPAGANTI. Tarif normal Rp. 70rb. Karena ada lebaran katanya ada TUSLAG  jadi Rp. 85 Rb. Syialan mirah pisann…(gak ngerti maksudnya apa ini TUSLAG, tapi kata bapa sih kalau kata orang sunda TUSLAG=’MAREMA’). Berangkat dari pool Arteri PI.
  2. Nyampe di Bandung langsung ke pool di BTC. Wow traffic padat dan disambut hujan gerimis. Cari taksi cuman ada taksi PRIMKOPAU di depan BTC. Ini taksi kurang ajar pisan diajak narik gak mau pakai argo. Tarifnya se-enak udelnya sendiri. BTC-Tegal Lega Lega menta Rp 45 rb. Wong edan! Ditawar Rp 30rb gak mau. Dah ah cari taksi lainnya akhirnya dapet taksi GEMAH RIMAH (GR). Nah kalau ini pakai Argo dan nyaman pisan cuman Rp 25 rb. Pesan moral: Jangan mau naek TAKSI PRIMKOPAU di Bandung. Jadi teringat dulu taksi LIBERTY di jakarta. Read the rest of this entry »

Written by isal

5 October 2008 at 00:01

Inspiring Story: Cita rasa lidah yang berubah

with 7 comments

Inspiring story diambil dari buku Andys Corner – Kumpulan curahan hati Andy F Noya mengenai cita rasa yang berubah dari perjalanan hidup seorang manusia dan kena banget buat diriku. Dulu pas kuliah makan pecel lele kok nikmat bgt ya..sekarang kok jadi gak enak? Apakah ada yang salah? Emang pecel lele-nya jadi gak enak atau emang cita rasa lidah ini yang sudah berubah?

——–

GADO-GADO

Sejak bekerja saya tidak pernah lagi berkunjung ke Perpustakaan Soemantri Brodjonegoro di Jalan Rasuna Said, Jakarta . Tapi, suatu hari ada kerinduan dan dorongan yang luar biasa untuk ke sana . Bukan untuk baca buku, melainkan makan gado-gado di luar pagar perpustakaan. Gado-gado yang dulu selalu membuat saya ngiler. Namun baru dua tiga suap, saya merasa gado-gado yang masuk ke mulut jauh dari bayangan masa lalu. Bumbu kacang yang dulu ingin saya jilat sampai piringnya mengkilap, kini rasanya amburadul. Padahal ini gado-gado yang saya makan dulu. Kain penutup hitamnya sama. Penjualnya juga masih sama. Tapi mengapa rasanya jauh berbeda?

Malamnya, soal gado-gado itu saya ceritakan kepada istri. Bukan soal rasanya yang mengecewakan, tetapi ada hal lain yang membuat saya gundah.

Read the rest of this entry »

Written by isal

18 September 2008 at 05:53

Berkunjung ke museum Jawa Barat Sri Baduga

with 3 comments

Sudah 11 tahun lebih saya tidak pernah bekunjung ke museum jawabarat Sri baduga Yang ada di deket lapangan Tegal Lega bandung. Dulu pas waktu SD sering sekali saya berkunjung ke museum tersebut even ketika waktu bulan puasa “ngabuburit”.

Sekarang setelah berkeluarga dan punya anak, pas liburan kali ini saya sempatkan jalan-jalan berkunjung ke museum tersebut…. dan SURPRISE saudara-saudara.. Ternyata setelah empat kali berganti walikota ( Ateng Wahyudi – Wahyu Hamidjaya – Aa ‘preman’ Tarmana – Dada Rosada)   koleksi musem tersbut kok “gitu-gitu aja” sama seperti  ketika saya SD 20 tahun yang lalu. Gak berubah dan tidak ada penambahan apaapun. Malah ada beberapa koleksi musem yang berkurang seperti replika kaki mulawarman dan prasasti batu tulis…

Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: