Posts Tagged ‘uang’
Ramadhan itu mengajarkan kesederhanaan dan kesyukuran
Antiklimaks dengan spirit ramadhan, berbagai macam promosi hipnotis belanja memborbardir semua isi jagat media, baik internet maupun koran serta TV.
Akhir-akhir ramadhan pusat perbelanjaan mal-mal ramai sekali dengan orang yg menghendaki semua baru untuk dipamerkan pas lebaran. Ada yg cari baju baru, gadget baru, sepatu baru, dll. Konsumerime kronis melanda masyarakat. Apalagi dengan diming-imingi cara belanja dengan cara berhutang demi gengsi!
Padahal orang terkaya no. 2 di dunia, Warren Buffet memberi nasehat:
“Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit & berivestasilah dengan apa yg kau miliki serta ingat:
A. Uang tdk menciptakan manusia, manusialah yg menciptakan uang.
B. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.
C. Jangan melakukan apapun yg dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yg baik saja.
D. Jangan memakai merk, pakailah yg benar² nyaman untukmu.
E. Jangan habiskan uang utk hal-hal yg tidak benar-benar penting.
F. Jangan terlena Asuransi, karena uangmu mati & tdk bisa digunakan dalam waktu 10 thn! baiknya buka rekening baru & buat asuransi kreasimu sendiri.
G. With money:
You can buy a house, but not a home.
You can buy a clock, but not time.
You can buy a bed, but not sleep.
You can buy a sex, but not love.
You can buy a book, but not knowledge.
You can get a position, but not respect.
You can buy blood, but not life.
So find your happiness inside you.
H. Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah & ajarkanlah pada orang lain.
Orang Yg Berbahagia Bukanlah Orang Yg Hebat Dalam Segala Hal, Tapi Orang Yg Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap Syukur
Pesan Kakek untuk Para Pria
1. Kakek berkata, hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.
2. Kakek berkata, jika marah boleh tidak memberi uang, boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jgn bertengkar dengannya (membentaknya, memukulnya)
3. Kakek berkata, jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri mu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan engkau akan merasa seperti di surga.
4. Kakek berkata, besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. Dg begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.
5. Kakek berkata, 2 org yg tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.
6. Kakek berkata, diluar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yg kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain.
7. Kakek berkata, banyak istri yang baik. Tapi diluar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yg baik dan mereka tdk mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, dan kecewa sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.
Apa Arti Uang untuk Anda ?
Money can buy a house, but not a home.
Money can buy a bed, but not sleep.
Money can buy a clock, but not time.
Money can buy a book, but not knowledge.
Money can buy food, but not an appetite.
Money can buy position, but not respect.
Money can buy blood, but not life.
Money can buy medicine, but not health.
Money can buy sex, but not love.
Money can buy insurance, but not safety.
Uang bisa membeli Rumah, tapi bukan Rumah Kebahagiaan
Uang bisa mmbeli Tempat Tidur Mewah, tapi bukan Tidur Malam yang Nyaman
Uang bisa membeli Jam, tapi bukan Waktu
Uang bisa membeli Buku, tapi bukan Pengetahuan
Uang bisa membeli Makanan, tapi bukan Rasa Nikmat untuk Makan
Uang bisa membeli Posisi, tapi bukan Rasa Hormat
Uang bisa membeli Darah, tapi bukan kehidupan
Uang bisa membeli Obat, tapi bukan Kesehatan
Uang bisa membeli “Sex”, tapi bukan cinta
Uang bisa membeli Asuransi, tapi bukan Keamanan
Apa Arti Uang untuk Anda wahai sahabat yang AMAZING ?
Uang memang bukan segala-galanya, namun segala-galanya butuh uang bukan?
Pastikan setiap rupiah dan dollar yang Anda dapatkan adalah berkah…
Waspadai Jeratan Gaya Hidup
Tagihan pulsa telepon seluler anak-anak melonjak dari bulan sebelumnya, sementara pengeluaran bensin kendaraan juga sudah jauh meningkat dibandingkan setahun lalu? Duh… pusing! Semua penting, sementara uang sudah tidak ada yang bisa dibagi ke pos lain.
Apa betul semua penting? Coba periksa gaya hidup Anda. Mungkin di sanalah awal masalah keuangan keluarga. Orang sering kali tidak sadar, gaya hidup bisa membuat terjerumus pada masalah yang memusingkan kepala, terutama ketika gaya hidup tak lagi sesuai dengan besarnya penghasilan.
Konsultan keuangan, Eko S Pratomo, pada seminar berjudul ”Cerdas Finansial dalam Keluarga” di Bandung beberapa waktu lalu mengingatkan, peningkatan gaya hidup bisa lebih cepat terjadi daripada peningkatan penghasilan.
Eko mencontohkan, ada seseorang yang awalnya mampu hidup dengan gaji Rp 500.000 per bulan setelah gajinya meningkat, konsumsinya pun menanjak. Orang tersebut mulai mengonsumsi banyak produk hingga satu saat merasa kekurangan karena penghasilannya tidak lagi mampu memenuhi kebutuhannya yang terus meningkat.

Dorongan untuk sikap konsumtif sering terbentuk sejak anak-anak.
Mencari Uang atau Mencari Prestasi
Sering kali kalau saya meng-interview seseorang karyawan baru khusus untuk
departemen kami, senantiasa terlontar sebuah pertanyaan sangat menentukan
sikap. Saya menanyakan, apa alasan ybs mau bekerja di perusahaan/departemen
kami.
Jawaban sangat bervariasi dan sebagian besar menjawab dengan klise seperti
“untuk menambah pengalaman”, “menambah ilmu” dsb. Mereka biasanya setelah
diberikan kesempatan untuk memperjelas alasan yang tepat, akhirnya
ujung-ujungnya mengatakan “mencari uang”.



Dunia Emas
