Araftuka ya Rabb – ku tahu Engkau Wahai Tuhanku

Lagu ini cocok untuk menemani hati saya ketika sedang  gundah gulana. Semuanya diadukan kepada Allah…

ARAFTUKA YA RAB – MUHAMMAD AL-HUSAYYAN & RAIHAN
Album : Mawlay

Allah Allah Allah Allah Allah Allah

Araftuka Ya Rabbi Qablal Matab
Araftuka Mud Dzaqa Qalbis Si’ab

Araftuka Fi Kulli Syai’in Bada
Wa Fil Bahri Aw Fi Mururis Sahab

Allah Allah Allah Allah Allah Allah

Wa Fi Nasamatil Asilir Riqaq
Wa Fil Ardhi Aw Fi Jamalil Hidhab

Wa Fi Nafahatil Huda Zuqtuha
Nasitu Biha Tayyibatil Itab

Faya Rabbi Sun Qalbi ‘An Nazghatin
Turihid Dhalala Naqiyath Thiyab
Araftuka Ya Rabbi Qablal Matab

Lindungilah daku dari kejahatan
Yang menipuku dari kemanisan iman

Bawalah daku ke arah cinta suci-Mu
Berikan daku keredhaan dan syurga-Mu

Wa Khuz Bi Bihubbika Nahwa ‘Ulak
Wa Hab Li Ridhaka Wa Husnal Maab
Araftuka Ya Rabbi Qablal Matab

Take me out to Your Love
Towards Your Highness
And give me Your pleasant & paradise
Read more »

The Boy & The Apple Tree

Reasons why I never visit my rich friend

Once while visiting a very rich friend, the maid approached me and…..

Question : “What would you like to have…? Fruit juice, Soda, Tea, Chocolate, Capuccino, Frapuccino, or Coffee?”
Answer : “Tea please”

Question : “Ceylon tea, Indian tea, Herbal tea, Bush tea, Honeybush tea, iced tea or green tea?”
Answer : “Ceylon tea”

Question : “How would you like it? Black or White?”
Answer : “White”

Question : “Milk or fresh cream?”
Answer : “With milk”

Question : “Goat’s milk, or cow’s milk?”
Answer : “With cow’s milk please”

Question : “Freezeland cow or Africaner cow?”
Answer : “Umm… I’ll just take it black”

Question : “Would you like it with sweetener, sugar or honey?” Answer : “With sugar”

Question : “Beet sugar or cane sugar?”
Answer : “Cane sugar”

Question : “White, brown or yellow sugar?”
Answer : “Forget about the tea, just give me a glass of water instead.”

Question : “Mineral water, tap water or distilled water?”
Answer : “Mineral water”

Question : “Flavored or non-flavored?”
Answer : “I think I’ll just die of thirst”

Kegagalan – Mungkin Tuhan Punya Rencana Lain

Frank Slazak mempunyai mimpi terbang keluar angkasa. Tetapi ia tidak memiliki apa yang dibutuhkan. Ia tidak memiliki gelar, dan bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah. Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan pesawat ulang-alik dan warga itu adalah seorang guru. Frank adalah warga biasa dan seorang guru. Hari itu juga ia mengirimkan surat lamaran ke
Washington. Setiap hari ia melongok kotak pos, sampai akhirnya amplop resmi berlogo NASA datang.

Doanya terkabulkan! Ia lolos penyisihan pertama. Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impiannya semakin dekat. Frank menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center. Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini ia menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ? Tuhan, biarlah diriku yang terpilih! Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih seorang guru perempuan untuk terbang dengan pesawat ulang alik. Impian hidupnya hancur. Ia mengalami depresi. Rasa percaya dirinya lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaan.

Selasa, 28 Januari 1986, Frank pergi melihat peluncuran ruang angkasa yang membawa pesaing yang mengalahkannya. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, ia menantang impiannya untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku ?! Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaannya dan menghapus semua keraguannya saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.

Dikutip dari salah satu kisah di buku “Jangan takut gagal” karya Isa Alamsyah

—–
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 216)

My Deep Comtemplation

kebahagiaan yang hampa, kedamaian semu dan senyum yang menipu. kecuali mereka yang selalu merasa bahagia dengan agama, damai dengan tawakal, dan senyum dalam kejujuran. Ya Allah Ta’ala, curahkan rahmat dan kasihmu kepadaku, keluargaku  dan seluruh kaum Muslimin. Ammien..

Protected: Nasehat Untuk Keluarga

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Istidraj = Penguluran Waktu

Istidraj didefinisikan sebagai anugrah atau rizki yang dilimpahkan Allah kepada mereka yang berbuat maksiat.  Pemberian seperti itu cepat atau lambat akan berakhir dengan penderitaan. Kalaupun penderitaan itu tidak dirasakan di dunia, pasti didapatkan di akhirat.  Karena setiap kemaksiatan pasti di balas, jika tidak bertaubat.

Inilah jawaban bagi yang sering bertanya mengapa banyak orang bermaksiat (korupsi, zina, judi, durhaka kpd orang tua, dll) tapi kok seperti everythings just fine dan malah berada dalam kemewahan. Jawabannya, belum saja.. alias belum kena, hukuman mah pasti terjadi atuh, hukum sebab akibat selalu tertuai. Semakin lama waktu diulur akan semakin sakit. Inilah Penangguhan/penguluran waktu [istidraj] yang Allah berikan secara perlahan-lahan,untuk kemudian dibetot sekali tarik.

Rasulullah bersabda, “Apabila kamu melihat Allah memberi seorang hamba apa yang diinginkannya, padahal hamba itu selalu berbuat maksiat, maka sesungguhnya itu adalah istidraj dari Allah untuknya”. (HR. Ahmad dan Thabrani, dalam kitab as-Syu’ab).

Mari bersama-sama kita menjauhkan diri dari perbuatan keji dan mungkar, sehingga rizki yang kita terima dan kehidupan yang kita jalani tidak termasuk dalam istidraj.

“Dan orang-orang yang mendustakan ayat Kami,akan kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui. Dan Aku akan memberikan tenggang waktu kepada mereka. Sungguh rencanaKu sangat teguh.” (Al-A’raf 182-183)

Semoga renungan ini bisa menjadi nasehat bagi diri pribadi, keluarga & kita semua. Ammien.

Further Reading :